The Commuter: Formula Klise yang Menghibur

Jan 21, 2018 Uncategorized

thecommuterposter

“It doesn’t have to end this way. Think about Karen, Danny…” – Joanna

3cinemaylo1141

Cast: Liam Neeson, Vera Farmiga, Patrick Wilson, Jonathan Banks, Sam Neil, Elizabeth McGovern, Killian Scott / Director: Jaume Collet-Serra / Genre: Action, Crime, Drama / Runtime: 105 minutes

Absen ditahun 2017 lalu dimana tidak ada nama Liam Neeson yang menghiasi layar bioskop Indonesia, mungkin ini bisa saja menjadi kabar menggembirakan bagi mereka yang ingin kembali melihat aksi aktor paruh baya tersebut dalam layar lebar. Sebenarnya Neeson tidak benar-benar absen. Ia membintangi beberapa serial tv dan bermain di film layar lebar yang hanya rilis terbatas. Berbicara mengenai karirnya sendiri, nama Neeson tentu sudah tidak asing lagi (bahkan mungkin sangat terkenal) di kalangan penonton dunia khususnya di Indonesia. Tentu kita tidak mungkin lupa dengan Taken, film aksi tahun 2006 yang filmnya dibuat sampai 3 babak yang turut melambungkan namanya. Kala itu Taken hadir dengan premis yang amat menarik mampu tampil sebagai salah satu film aksi yang tidak hanya berbobot tetapi juga sangat seru. Dianggap berhasil dalam menghidupkan karakter Bryan Mills, Neeson mendapat peran senada dalam film berjudul Non-stop dan kemudian Run All Night. Seakan sudah menjadi peran stereotipnya tahun ini ia kembali dengan film bertajuk The Commuter.

thumbnail_26856Film berkisah tentang seorang agen asuransi, Michael MacCauley (Liam Neeson) yang baru saja dipecat dari kantornya. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, pilihan pekerjaan untuknya tentu tidak banyak. Dalam perjalanan pulangnya, ia bertemu dengan Joanna (Vera Farmiga) wanita misterius yang secara tiba-tiba menawarinya pekerjaan yang terkesan mudah dan mendatangkan uang dalam jumlah yang cukup besar. Tugasnya adalah mencari sosok penumpang yang dianggap tidak seharusnya berada di dalam kereta yang ditumpanginya. Berbekal pengetahuannya sebagai penumpang kereta sejak 10 tahun terakhir, MacCauley pun memilih menerima tawaran tersebut yang pada akhirnya membawanya mau tidak mau menyelesaikan apa yang sudah ia mulai.

Mudah ditebak, premisnya masih akan membahas keluarga dimana lagi lagi Neeson dihadapkan diposisi yang sulit yang menyangkut keselamatan orang yang dicintainya. Bosan? Tentu saja tidak. Film ini menandai kerjasama ketiga kali antara Neeson dan Jaume Collet-Serra yang sepertinya sudah menemukan formula yang pas dalam mengaduk-aduk perasaan penontonnya untuk ikut merasakan ketegangan dari tokoh utama yang diperankan Neeson dengan pas (meskipun tidak lagi menjadi sesuatu yang spesial). Sang aktor mungkin tidak sebugar biasanya namun sulit dipungkiri ia masih memiliki kharisma yang amat besar untuk peran sejenis. Meskipun rasanya tidak sejor-joran biasanya, adegan-adegan yang dilakoninya dalam kereta pun tersaji sangat rapi didukung dengan tata kamera yang mumpuni, terbukti masih mampu membuat penonton seolah-olah terbawa dalam aksi demi aksi dalam filmnya.

The-Commuter-Movie-Review-Liam-NeesonMeskipun tidak sampai dalam hitungan yang membosankan, apa yang tersaji dalam The Commuter sayangnya memang benar-benar tidak ada yang baru. Semua elemen yang hadir dalam film ketiga kolaborasi sang sutradara dan aktor berusia 65 tahun itu sudah pernah dihadirkan di film-film sebelumnya membuat The Commuter memang tidak lagi se-spesial Non-Stop apalagi Taken babak pertama. Naskahnya cukup padat meskipun diparuh akhir terasa kendur begitu saja. Beruntungnya cast lain masih mampu memberikan kontribusi positif dalam perannya masing-masing sehingga tidak terkesan hanya sebatas pemanis saja. Duo Vera Farmiga-Patrick Wilson yang terlanjur dikenal dalam perannya sebagai pasangan suami-istri Warren dalam The Conjuring tetap mampu tampil menarik.

Akhir kata, The Commuter tetaplah layak untuk ditonton tidak hanya bagi mereka penggemar Neeson namun juga kalian yang gemar akan film bergenre aksi berformula sama. Tetapi jika diibaratkan makanan yang disajikan tidak setiap hari tetapi berkala, tentu lama-lama akan terasa biasa saja. Yang pasti, jika masih diminati dan masih mampu meraup untung besar, film sejenis masih akan terus bermunculan dan Neeson akan tetap menjadi salah satu kandidat terdepan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.